LULUSAN UNINDRA? Bangga Aja Lagi

Kuliah dimana? Intensitas pertanyaan itu sebanding sama keberadaan tukang tahu bulat yang semakin membabi buta dengan sirine khasnya.

Heran sama mindset orang Indonesia. Kok kayanya di mata “oknum” tertentu, orang baru dianggep kuliah kalo masuk PTN atau Universitas swasta ternama. Ya gak ternama juga sih, intinya kalo kampusnya murah, letak gak strategis PASTI! UDAH PASTI DIREMEHIN.

Ada beberapa list kampus yang termasuk SERING banget buat bahan ledekan orang. MUNGKIN SESERING ULTRAMAN BUNUH MONSTER PENGHANCUR BUMI -_-

Yaps, UNINDRA salah satunya. Hmm 2x pindah kerja, 2x juga diremehin atasan karena Univ. EMANG SALAH BANGET YA KULIAH DI UNINDRA?

X: Kuliah dimana?
Y: UNINDRA pak
X: Kampus apa itu ya?
Y: UNIVERSITAS INDRAPRASTA pak di daerah Ranco kampus pendidikan gitu pak
X: Oh berarti jadi guru ya? Jurusan apa?
Y: Iya pak. Bahasa Indonesia
X: Emang gak bisa? Kok kuliah lagi?
Y: ….. *ngunyahmenyan*

Rasanya badan melayang ke antariksa kaya di film Zathura. Udah kuliah di kampus gak terkenal. Jurusannya terkesan “gak mendongkrak” pula. UNINDRA emang sih kampus murah, letaknya gak strategis, fasilitas seadanya gak kaya UI, UGM, STIS, TRISAKTI, BAKRIE, MOESTOPO, PERBANAS, ETC…

IMHO, UNINDRA itu keren. Gak salah kok masuk kampus ini. At least dengan alasan yang kaya gini:

1. Alternatif Pilihan
Setiap orang pasti punya impian kok. Setiap orang juga pasti punya target. Salah satunya bidang pendidikan. Beberapa bulan kerja di bimbingan belajar membuat saya tersadar “ternyata ada loh orangtua yang sesayang ini sama anaknya” ngeluarin uang banyak cuma demi anaknya masuk PTN atau Univ. unggulan. Nah, sayangnya gak semua orang itu tajir.

Gak semua orang punya orangtua yang royal. Gak semua orang “mampu” buat nyogok atau halalin segala cara untuk masuk PTN atau Univ. unggulan. Bagi saya UNINDRA itu adalah kampus penolong.

Gimana gak? Udah ngos-ngosan atur strategi di undangan tapi gagal. Lanjut SBMPTN kembali gagal (mungkin tau kali ya kalo diterima nanti gak akan kuat bayar haha). Lanjut tes beasiswa di Univ. Al-Azhar Indonesia tapi gak diambil karena beasiswa gak full.

Finally UNINDRA nolong banget! meskipun harus tetep ngajuin beasiswa ke PT. ELNUSA dan pinjem uang di koperasi ayahnya temen buat daftar ulang seenggaknya gak semahal biaya di UAI. Meskipun modal nekat karena gaji gak jelas buat bayar SPP tapi alhamdulillah udah kerja dan alhamdulillah DONE. Saya resmi jadi sarjana pendidikan!!

UNINDRA make it happen. Kampus ini memberi alternatif jalan bagi orang yang punya uang pas-pasan atau karyawan yang mau cari ilmu lagi atau cari jodoh.

2. Dosennya Kece
Siapa bilang UNINDRA dosennya gak berkualitas? IMHO, semua kampus sekeren apapun itu ada kok dosen yang bagus dan standar. Ngajar itu bakat! Lebih enak diajarin sama yang bisa ngajar kok daripada profesor tapi materinya cuma bisa dipahami dirinya sendiri.
Ya emang sih belum pernah ngerasain diajarin dosen di PTN, tapi setelah ketemu bu Azhari, pak Syarif, pak Ifran, pak Eko. Saya rasa mereka layak diperhitungkan! 😄

3. UNINDRA Memang Pantas Diperhitungkan
Kampus murah belum tentu murahan kok. Sayangnya UNINDRA belum punya wadah agar ide mahasiswa muda bebas menyampaikan aspirasi. Rasanya pengen banget deh kaya sparing dosen gitu, atau sparing mahasiswa untuk microteaching. BANYAK KOK BIBIT UNGGUL YANG TERCIPTA DI UNINDRA 😭😭

Salah satunya terlibat di acara OIC (Olimpiade Indonesia Cerdas) yang ditayangin RTV. Setau saya, UNINDRA ikut andil dalam tim pembuat soal. Keren bukan? banyak kok prestasi yang dibuat sama UNINDRA. Cuma sayang, gak ada yang minat untuk mem-blow up. Maybe, kurang menjual hehe 😜

4. Semua Berkat UNINDRA
Hmm, siapa bilang lulusan UNINDRA susah dapet kerja? Saya bisa kok, ya emang sih meskipun orang bilang “lagi rejeki” cuma I don’t think so. Setiap orang layak dan punya hak untuk bahagia karena keras usaha dan doanya. Bukan karena Universitas. TUHAN TAU KAPAN TIMING YANG PAS UNTUK MEMBERI “HADIAH” KEPADA UMATNYA ;);)

image

Intinya… dear pimpinan perusahaan dan seluruh makhluk di bumi. PLEASE!! Kasih “RUANG” untuk membuktikan kualitas dan integritas. Jangan hanya melihat “SEBERAPA PANTAS” sebuah nama Universitas…

-Bricks 14-03-2016-

Advertisements

4 Comments

  1. sekarang kerja dimana kak? saya anak unindra juga, dan jurusan bahasa indonesia. belakangan saya gelisah aja kuliah tapi kaya ga menunjang suatu saat nanti. bukan karena kampus tapi diri sendiri takut suatu saat nanti saya ga bisa jadi apa apa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s