Pandora!

Hati… organ yang diciptakan Tuhan untuk merasakan anugerah-Nya.
Berusaha menjadi dewasa dalam bersikap bukan perkara mudah. Berusaha menjadi penerima di kala benci juga bukan perkara mudah. Ketika berani mendaki lalu turun akan sulit mendaki kembali.

Masa demi masa terlewati. Ketika kembali terjebak dan terpuruk dalam situasi yang sama itu memang sangat menyedihkan. Namun, Tuhan masih memberikan kita pilihan yang lain.
Memilih pilihan hebat dengan melangkah dan bermanfaat bagi orang lain akan lebih berguna daripada hanya khawatir jika akan terpuruk kembali.

Tidak hanya itu, melupakan dan memaafkan sepertinya lebih bijak memaafkan. Tidak semua salah mereka. Tidak semua salahnya. Fisik yang lain memang lebih menggoda bak bidadari yang dimuliakan. Namun, ada hal lain yang lebih patut disyukuri.
Setidaknya diberi petunjuk untuk berhenti dan melanjutkan menyusun cita-cita yang lebih luas.

Kecewa sudah pasti. Sedih tak bisa dipungkiri. Marah sudah mereda. Setidaknya sudah pernah belajar di masa lama.
Semua manusia tidak ada yang berniat jahat. Mereka melakukan kejahatan karena ada alasan. Saya tau, kalian orang baik. Saya hanya salah mengagungkan manusia. Namun, kaca yang pecah perlu waktu di lem untuk menyatu kembali.

Terima kasih selalu memberi pelatihan gratis. Meskipun bagi kalian ini bualan. Permata hati dalam lantunan nabawi. Obat sakit hati yang paling mujarab adalah kuliah lagi. Tetap melangkah karena doa ibu akan selalu menyertai :):)

-Bricks 151215-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s