Darkness? No! Feel It..

Menatap arah mata angin. Sepertinya terlalu kaya. Menatap kompas itu baru mungkin. Makna sama tetapi pemahaman orang berbeda. Itulah hidup. Dunia nyata :p

Yap, manusia terlahir dengan banyak karakter. Ini tentang saya. Entah dari sudut pandang mana tokoh saya dipahami. Saya dapat menjadi ‘aku’. Saya dapat menjadi ‘dia’. Saya dapat menjadi ‘perwakilan kami atau kita’. Yang jelas saya disini hanya sebuah kata ganti yang dikemas dalam 4 huruf. S.A.Y.A.

Memutar kehidupan sungguh tidak mungkin. Menjalani kehidupan itu baru pasti. Mengubah takdir? Saya tidak yakin itu akan 100% mungkin. Saya hanya percaya untuk mengubah takdir dan menakuti hukum sebab-akibat.
Ini pemahaman tentang manusia yang suka minder. Kehilangan krisis kepercayaan terhadap dirinya sendiri. Ini tentang saya. Sekali lagi, SAYA hanya sebuah kata ganti.

Terkadang, saya merasa manusia yang amat sangat tertindas. Berada di level bawah. Bahkan paling bawah dari lubang stasiun bawah tanah Mr.Nart. Entah apa yang menyebabkan. Sementara itu pada waktu yang bersamaan. Hidup manusia seusia saya yang dimanjakan oleh harta dari orang tuanya. Memiliki mobil pribadi. Manusia itu tampak masih gadis. Berwajah cantik terlihat dalam mobil Fortuner berwarna putih. Turun ke sebuah universitas swasta ternama dan terdaftar sebagai mahasiswa kedokteran.
Atau ada lagi seorang gadis yang berlibur ke Orchard Singapore atau bahkan ke Taiwan.

Harta? Mungkin saya merasa minder oleh harta. Benar!! Tapi itu dulu. Sekarang saya sedikit sudah memahami konsep kehidupan.

Saya selalu menjadikan saya dalam posisi tengah. Saya tidak mau menjadi posisi paling atas atau paling bawah. Setidaknya saya tidak bersifat congkak karena masih ada posisi bawah. Dan posisi atas sebagai motivasi saya.

Realistis? Tentu. Saya mulai paham arti kata logis dan realistis. Dan saya sudah bilang bahwa saya menakuti hukum sebab-akibat.
Siapa bilang semua manusia yang miskin harta juga miskin hati dan sebaliknya? Pahami hukum sebab-akibat maka kalian akan tau jawabannya.

Saya percaya sebuah reinkarnasi itu terjadi. Mungkin Sailormoon akan tetap disukai oleh Yung Seon. Atau Sailormoon akan tetap menjadi penyebab pembunuhan anak komisaris? Entahlah.

Kehidupan memang sangat kompleks. Tapi saya bersyukur memiliki sejarah yang dapat saya ceritakan kepada anak dan cucu saya jika saya ingin mencapai sesuatu. Gelar sarjana, Ijazah SMA, Gadget, bahkan udara.

Saya tidak menyesal menjalani takdir sekarang. Saya sudah cukup paham. Bahwa siang tidak selalu bercahaya dan malam tidak selalu redup.
Taman Pleomus akan bercahaya jika ditambah lampu ketika malam. Begitu juga Gonzeon akan gelap jika ada pemadaman bergilir 😉

-Bricks 190814-
Renita Yulistiana

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s